CASH WAQF LINKED SUKUK DAN GREEN ECONOMICS DI INDONESIA; STUDI LITERATUR
Kata Kunci:
Cash waqf linked sukuk, Ekonomi hijau, Sustainable finance, Keuangan sosial Islam, BibliometricAbstrak
Rendahnya optimalisasi wakaf produktif dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan di Indonesia menjadi permasalahan utama yang belum banyak diungkap dalam literatur keuangan Islam kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kontribusi Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) terhadap ekonomi hijau (green economy) serta memetakan tren, tema-tema utama, dan kesenjangan riset melalui pendekatan sistematis. Jenis penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR), dengan data sekunder berupa artikel jurnal nasional dan internasional yang dipublikasikan dalam rentang 2014–2024. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran Google Scholar dan Publish or Perish menggunakan kata kunci relevan, kemudian diseleksi menggunakan kriteria inklusi-eksklusi. Teknik analisis data menggunakan pendekatan bibliometrik dengan bantuan aplikasi VOSviewer untuk memvisualisasikan keterkaitan antar konsep serta tren tematik yang berkembang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa topik CWLS dalam konteks ekonomi hijau mengalami peningkatan signifikan sejak tahun 2020, dengan tema dominan meliputi sustainable finance, social impact, dan green economy. Visualisasi bibliometrik mengungkapkan bahwa CWLS berpotensi menjadi jembatan antara keuangan sosial Islam dan pembiayaan berkelanjutan, namun masih diperlukan penguatan aspek regulasi dan kolaborasi riset. Implikasi kebijakan dari temuan ini adalah perlunya strategi nasional untuk mendorong integrasi wakaf produktif, khususnya CWLS, sebagai instrumen pembiayaan hijau dalam mendukung pencapaian SDGs di Indonesia.








